KALIMAH LAA ILAAHA ILLALLLAH MENDATANGKAN SYAFAAT DAN MENERANGI ALAM KUBUR ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius ini, berjudul
sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini, artikel religius berjudul sesuai tersebut diatas akan saya lanjutkan penulisannya sebagai berikut : Berbahagialah antum yang mungkin saat ini sudah banyak – banyak menyibukkan diri membaca kalimah ‘Laa ilaaha illalllah’ dengan sepenuh hati. Yakinlah bacaan yang antum amalkan tersebut kelak akan menyebabkan antum menjadi salah satu dari segelintir orang yang akan merasakan kebahagiaan sebab memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW. Tak sembarang orang memperoleh syafaat seperti antum! Percayalah tak ada yang sia-sia dengan pengalaman yang antum lakukan selama ini. Allah SWT akan membalas bacaan Tahlil tersebut dengan sesuatu yang nilainya lebih banyak ketimbang seluruh yang ada didunia ini.
Sesungguhnya sejak dialam kubur pun Allah telah memberikan perlakuan istimewa terhadap para ahli ‘Laa ilaaha illalllah’ . Tidak bisa dibayangkan betapa Karunia Allah teramat besar jika dalam alam kubur kita mendapatkan perlakuan beda tersebut. Alam kubur adalah sebuah alam dimana jasad kita terkubur. Kita pun bisa menggambarkan betapa ngeri dan menakutkan alam yang yang penuh dengan ‘kegelapan’ itu, sementara kita terbujur kaku seorang diri tanpa ada seorang temanpun yang menemani.
Namun , sekali lagi antum tidak usah risau dengan gambaran – gambaran yang menakutkan seperti itu, selagi semasa hidup mulut ( bibir ) antum selalu basah dengan bacaan ‘Laa ilaaha illalllah’ .
Dalam sebuah Hadist Nabi SAW pernah memberi jaminan bahwa para ahli ‘Laa ilaaha illalllah’ tak perlu risau dalam alam kubur sebab mereka akan mendapatkan penerangan langsung dari Allah SWT : ( Artinya ) : ” Bukanlah atas ahli ‘Laa ilaaha illalllah’ kegelapan dikubur mereka dan juga di Mahsyar. Seakan – akan aku melihat ahli ‘Laa ilaaha illalllah’ bangkit dari kuburnya sambil mengibaskan debu dari kepalanya lalu berkata :” Segala puji bagi Allah yang telah menjauhkan kami dari kesedihan. “. Riwayat lain menyebutkan bahwa ahli ‘Laa ilaaha illalllah’ tidak akan mengalami kegelapan ketika mati atau ketika dalam kubur. ” ( Hadist ini dikutip dari Buku RAHASIA DIBALIK 99 BUTIRAN TASBIH. Hal 70 – 71 ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : RAHASIA DIBALIK 99 BUTIRAN TASBIH. Oleh : Asrifin An Nakhrawie, S.Ag. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.