Assalamualaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sebelum Nabi Muhammad SAW dilahirkan, dunia penuh dengan segala kekacauan disegala bidang. Pemerintahan dipegang oleh seorang penguasa ( Raja ) yang mempunyai kekuasaan mutlak ( absolut monarchi ), perekonomian hanya dikuasai oleh keturunan Raja dan orang – orang yang gagah berani, kehidupan sosial rusak sama sekali, ketauhidan kepada Allah dibayangi oleh kemusyrikan, hingga sekeliling Baitullah penuh dengan berhala. Itulah sebabnya waktu itu disebut zaman Fatrah atau zaman Jahiliyah.
Sudah menjadi sunatullah, Allah mengutus orang yang akan memperbaiki keadaan dunia dan masyarakat yang mengalami puncak kekacauan. Begitulah disetiap zaman dari dahulu sampai sekarang.
Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk memperbaiki segala bidang kekacauan, sebagaimana Allah telah mengutus Nabi – nabi dan Rasul – rasul – Nya yang telah lampau.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dia lah ( Allah ) yang telah mengutus kepada kaum yang buta huruf, seorang Rasul dari bangsanya yang membacakan kepada mereka Ayat-ayat-Nya , mensucikan mereka ( dari kemusyrikan dan akhlak yang jelek ), yang mengajarkan kepada mereka kitab dan ilmu hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelum kedatangan Rasul itu benar-benar berada dalam kesesatan yang nyata. ” ( QS : Al – Jumu’ah : 2 ) .
Dalam ayat ini Allah menerangkan tugas pokok Nabi Muhammad SAW, yaitu : Membacakan ayat-ayat Allah yang tercantum dalam Al-Qur’an dan membersihkan kaumnya dari kemusyrikan Diharapkan umatnya berpegang kepada tauhid yaitu mengesakan Allah. Diubahnya manusia yang tadinya : 1. Saling aniaya, menjadi kaum yang saling cinta, laksana saudara sekandung adanya. 2. Dari perekonomian borjuis kapitalis menjadi perekonomian yang adil dan merata yang dititikberatkan kepada persaudaraan, dimana antara sikaya dan simiskin saling mengisi dengan dasar kasih sayang. Timbullah keadilan dan ketenangan masyarakat umum. 3. Dari menghalalkan segala macam cara meskipun menganiaya orang lain, menjadi masyarakat yang benar-benar mentaati hukum, yang halal dan dan yang haram dipisahkan.
Yang diemban Rasulullah SAW mencakup pula tugas.
Mengajarkan Kitabullah, yaitu Al-Qur’an yang isinya sangat lengkap meliputi segala macam aspek hidup manusia baik pribadi maupun masyarakat dan ketatanegaraan.
Mengajarkan ilmu hikmah agar ucapan dan prilaku manusia selalu benar. Mengajarkan ilmu – ilmu yang belum diketahui sebelumnya.
Dengan kerasulan Nabi Muhammad SAW akal dan pikiran manusia jadi terbuka, menimbulkan amat banyak cendekiawan dalam segala cabang ilmu yang sampai sekarang berlaku dan dikagumi, seperti ilmunya ulama Mujtahidin Imam Ghazali dan Ibnu Rusyd. Karena itu sangat benar Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Dan tiadalah Kami mengutus kamu ( Muhammad ), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam” . ( QS : Al Anbiya : 107 ) .
Maka satu-satunya jalan yang hakiki bagi orang yang mengharapkan kebahagiaan dunia dan akhirat, tiada lain kecuali berpedoman kepada Al-Qur’an.
Perhatikan Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Itulah Al-Kitab ( Al – Qur’an ) yang tidak ada keraguan padanya, menjadi petunjuk bagi orang yang bertaqwa. ” ( QS : Al-Baqarah : 2 ) .
Tugas Nabi Muhammad SAW dalam memperbaiki bangsa jahiliyah, baik lahir maupun batin, dapat diselesaikan dalam tempo kurang lebih Duapuluh tiga tahun. Belum ada seorang pemimpin dunia yang telah mampu mencapai keberhasilan yang gemilang seperti itu. Itulah yang disebut pembaharuan raksasa, jasa pemimpin terbesar dunia , Nabi Muhammad SAW.
Sekarang perlu kita selidiki methode apakah yang beliau pergunakan dalam mengadakan pembangunan dan pembaharuan raksasa itu ?.
Beliau mempunyai kesiapan mental yang kuat sebelum bergerak, yaitu dengan iman yang kokoh dan akhlak yang sempurna. Dalam membina umatnya, beliau selalu memberi contoh yang baik, sehingga beliau terkenal dengan gelaran Al-Amin ( terpercaya ). Mendahulukan pendidikan mental ( kerohanian) daripada bidang lahiriah. Mendahulukan ketauhidan , akhlakul karimah , sehingga usaha pembangunan dalam bidang lahiriyah pun dapat berjalan dengan baik, lancar, penuh semangat , jujur dan terampil. Dengan kerohanian yang kuat dan landasan yang kokoh, Rasulullah SAW mulai bekerja. Kesukuan yang sempit diberantas. Dilumerkannya pandangan orang mengagumi kepangkatan atau kekayaan. Ditegaskannya bahwa seluruh manusia didunia ini tidak ada yang paling mulia pada pandangan Allah, kecuali orang – orang yang bertaqwa kepada-Nya. Sifat feodal diganti dengan sifat demokratis. Penghambatan diganti dengan ke merdekaan.
Begitulah sebagian kecil dari sejarah dan prilaku Nabi Muhammad SAW. Sidang pembaca, mari kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan mengikuti jejaknya agar kita dicintai Allah. Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Katakanlah hai Muhammad ! Kalau kalian mencintai Allah ikutilah aku, tentu Allah mencintai kalian. ” ( QS : Al-Imran : 31 ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : HIMPUNAN KHUTBAH. Seri 1. Oleh :H. Moch. Anwar *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung