MENCARI HARTA YANG HALAL

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Kita hidup di dunia ini membutuhkan makanan , minuman, pakaian, perumahan , pengobatan, rekreasi , ilmu pengetahuan , dan sebagainya, yang kesemuanya itu membutuhkan biaya. Disamping itu, untuk memenuhi perintah Allah dalam beribadah dan berbuat kebaikan kepada sesama makhluk perlu pula kepada biaya. Oleh karena itu kita diwajibkan mencari rezeki yang halal dan dilarang mencari atau memakan harta yang haram.
* Perhatikan Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” …. Makan dan minumlah rezeki yang diberikan Allah, dan janganlah kalian berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan.” ( QS : Al-Baqarah : 60 ).
Yang termasuk berbuat kerusakan ialah berbuat kejahatan seperti : menipu, mencuri , merampok, berbuat curang dalam menyukat dan menimbang.
* Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Apabila telah ditunaikan shalat , bertebaranlah kalian dimuka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah ( berdzikir ) kepada Allah sebanyak – banyaknya supaya kalian beruntung. ” ( QS : Al – Jumu’ah : 10 ) .
Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh kita berusaha sambil ingat kepada Allah, karena dengan jalan demikian keuntungan kita bukan hanya untuk dunia tapi bagi akhirat pun akan didapatkan.
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Mencari rezeki yang halal itu wajib bagi setiap muslim.” ( HR : Dailami ) .
Dan Sabda Nabi SAW : ( Artinya ) : ” Tidak baik orang yang meninggalkan urusan dunianya karena habis oleh urusan akhirat, dan tidak baik pula meninggalkan urusan akhirat karena habis oleh urusan dunia, namun kedua-duanya harus terpenuhi. Sesungguhnya dunia itu berujung di akhirat dan janganlah kalian memberatkan orang lain. ” ( HR : Ibnu Asakir ) .
Dan Rasulullah SAW pun bersabda : ( Artinya ) : ” Barangsiapa yang mencari harta yang halal demi menjaga diri dari meminta – minta ( kepada orang lain ), memenuhi kebutuhan keluarganya dan demi belas kasih kepada tetangganya. Kelak disaat itu ia bertemu dengan Allah mukanya bercahaya laksana bulan purnama. ” ( HR : Baihaqi dan Abu Nua’im ) .
Sementara Lukmanul Hakim berkata : ( Artinya ) : ” Wahai anakku ! Perkayalah dirimu dengan jalan mencari harta yang halal ( agar terbebas ) dari kefakiran. Sesungguhnya tiadalah ada orang yang fakir terbebas dari tiga macam musibah, yaitu tipis jiwa keagamaannya, lemah akalnya ( otaknya ), hilang harga dirinya ( wibawanya ) dan yang paling besar dari ketiga musibah ialah penghinaan manusia kepadanya. ” ( Ihya Ulumuddin halaman 64 ) .
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : Mata pencaharian yang afdhol, ialah jual beli dan pekerjaan tangan.” ( HR : Ahmad dan Thabrani ) .
Jual beli yang baik, yaitu suka sama suka, tidak ada unsur penipuan dan penghianatan. Sedangkan pekerjaan tangan berarti : kerajinan tangan, keterampilan , pertanian, dan tulis-menulis.
* Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kalian makan harta sesama kalian dengan kebathilan ( tidak halal ) kecuali dengan perdagangan yang berlaku suka sama suka diantara kalian. Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepada kalian. ” ( QS : An Nisa : 29 ) .
Dari Firman Allah SWT dan Hadist Rasulullah SAW tersebut diatas , jelaslah bagi kita bahwa mencari harta benda yang halal dan mencukupi kebutuhan yang wajar itu wajib hukumnya, sebaliknya mencari harta dengan cara yang tidak syah itu haram hukumnya.
Mari kita laksanakan petunjuk Allah dengan sebaik – baiknya dan tinggalkanlah segala larangan -Nya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain . Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : HIMPUNAN KHUTBAH. Seri 1 . Oleh : H. Moch. Anwar *
***
Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.