MENEGAKKAN KEADILAN

Assalamualaikum wr wb
Bismilliharrirahmanirrahim
Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad.
Puja dan puji hanya kepunyaan Allah , hanya kepada-Nya kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna bentuknya , manusia mengemban tugas sebagai khalifah dimuka bumi ini.Salah satu diantara tugas itu adalah manusia berkewajiban untuk menegakkan keadilan.Manusia sebagai makhluk yang dhaif ( lemah ) tidak mungkin berlaku adil dengan seadil- adilnya, karena Dia lah satu-satunya Ahkamul hakimin .Namun , manusia wajib berusaha sekuat tenaga untuk berlaku adil , sebatas kemampuan yang dimilikinya.Sesuai dengan harkat dan martabat sebagai makhluk tertinggi , manusia berkewajiban menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, yaitu menegakkan keadilan.Apabila kita memperhatikan ayat-ayat Al- AQur’an dan Hadist , nyatalah bahwa masalah yang sangat diutamakan dalam ajaran Islam ialah masalah keadilan .Keadilan dapat menjinakkan hati yang bermusuhan dan dapat menumbuhkan rasa kasih sayang diantara sesama manusia .Oleh karena itu, keadilan harus ditegakkan ditengah-tengah kehidupan nanusia agar tumbuh rasa saling menyayangi diantara sesamanya.
Saudaraku , sidang pembaca.Keadilan berasal dari kata dasar adil , mendapat awalan ke dan akhiran an sehingga menjadi keadilan.Keadilan mengandung pengertian : ” Tidak berat sebelah , tidak memihak , berpegang kepada kebenaran , atau berpihak kepada yang benar.”
Menegakkan keadilan diperintahkan oleh Allah sebagaimana firman Allah SWT berikut :
* ( Artinya ) : ” Wahai orang yang beriman , jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan , menjadi saksi karena Allah , biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu .Jika ia kaya atau miskin , maka Allah lebih tahu kemashlahatannya.
Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran.Dan jika kamu memutar balikkan ( kata-kata) atau enggan menjadi saksi , maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan ” ( QS : An-Nisa : 135 ).
Berdasarkan ayat diatas , dapat diambil hikmah bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk menegakkan keadilan.Berlaku adil harus ditegakkan walau terhadap ibu , bapak , kaum kerabat , maupun dengan dirinya sendiripun .Menegakkan keadilan harus dilakukan tanpa pandang bulu.
Dalam ayat lain Allah SWT berfirman yang berbunyi sebagai berikut :( Artinya ) :
” Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan ( menyuruh kamu ) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil .Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” ( QS : An-Nisa : 58 ).
Sebagai pemimpin dan Hakim , Rasulullah SAW menegakkan keadilan dengan sebaik-baiknya.Hal ini beliau contohkan dalam Hadistnya :
( Artinya ) : ” Jika sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri , niscaya aku potong tangannya. ” ( HR: Bukhari ).
Didalam Hadist yang lain beliau bersabda : ( Artinya ) : ” Sesungguhnya Allah beserta para Hakim selama Hakim itu tidak curang .Apabila ia telah curang Allah pun menjauh dari Hakim itu dan mulailah syetan menjadi teman yang erat bagi Hakim itu.” ( HR : Turmidzi ).
Dari keterangan ayat dan hadist tersebut diatas , jelaslah bahwa keadilan merupakan sendi pokok ajaran Islam yang harus ditegakkan.Dengan ditegakkannya keadilan dalam segala hal akan menjamin lancarnya segala urusan .Sebaliknya apabila keadilan dikesampingkan dan diabaikan akan berakibat perpecahan dan kehancuran dikalangan umat.
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Sampai disini saya sudahi tulisan ( religius ) ini , terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan.
Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
****
* Bahan -bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : ” Pendidikan Agama Islam ” Oleh : Drs Ahmad Syafi’i Mufid , M.A. dkk * .
****
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website : Http//Hajisunaryo.com .*
****

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.