Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Hanya kepadaNya kita menyembah dan hanya kepadaNya kita memohon pertolongan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku, sesama muslimin muslimat. Shalat witir ialah hukumnya sunat, yakni shalat sunat yang sangat diutamakan.
# Dalam Hadist Nabi SAW dinyatakan:
(Artinya):” Hai para pencita-cita Al-Qur`an, kerjakanlah shalat witir, sebab Tuhan itu tunggal (Esa). Dia suka kepada bilangan witir (ganjil) (Al-Hadist)
# Dan Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Sesungguhnya Allah itu witir (ganjil). Ia suka akan sembahyang witir (yang ganjil), oleh sebab itu, witirlah kamu, hai ahli Qur`an.” (HR.Abu Daud dan Turmidzi)
Waktunya sesudah shalat isya sampai terbit fajar, dan biasanya shalat witir itu dirangkaikan dengan shalat tarawih. Yang lebih baik (utama)sembahyang witir itu dikerjakan pada akhir malam, sebelum fajar menyingsing, tetapi apabila seseorang khawatir bahwa ia tidak akan bangun diakhir malam itu, maka disunatkan baginya sembahyang witir itu diawalnya, sesudah selesai sembahyang isya.
# Perhatikan Hadist Nabi SAW berikut ini:
(Artinya):” Siapa yang khawatir bahwa ia tidak akan bangun diakhir malam, maka hendaklah ia (Mengerjakan) witir diawalnya dan siapa yang berharap (lebih ingin) bahwa akan bangun diakhirnya maka hendaklah ia witir diakhir malam, karena sesungguhnya sembahyang diakhir malam itu dipersaksikan dan itulah lebih utama. (HR:Muslim)
# Akhirilah shalat malam itu (tahajud, tarawih) dengan witir:
Bila seseorang mengerjakan shalat malam, hendaknya (disunahkan) supaya diakhiri dengan witir.
# Nabi Muhammad SAW bersabda:
(Artinya):” Jadikanlah shalat witir penutup (akhir) sembahyang (shalat) mu diwaktu malam.” (HR:Muslim)
# Dan sabdanya:
(Artinya):” Witirlah kamu sebelum datang waktu shubuh.” (HR:Muslim)
Bilangan rakaatnya 1 (satu) rakaat, atau 3,5,7 rakaat dan 11 rakaat. Kalau shalat witir itu banyak boleh dikerjakan dua rakaat satu salam, kemudian yang terakhir satu rakaat dengan satu salam.
# Sabda Nabi
(Artinya):” Shalat malam itu ialah dua-dua, maka jika engkau khawatir tentang adanya waktu shubuh, maka witirlah serakaat saja.” (HR:Bukhari dan Muslim)
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sebelum saya akhiri tulisan religius ini ingin saya sampaikan dua buah Hadist Nabi SAW sebagai berikut:
(Artinya):”# Dari Abu Darda ra ia berkata:” Kekasihku Nabi SAW memberikan wasiat kepadaku untuk melakukan tiga hal, yang tidak akan aku tinggalkan seumur hidupku, yaitu puasa tiga hari setiap bulan Qomariah, shalat Dhuha, dan tidak tidur sebelum berwitir.” (HR:Muslim)
# Dan Hadist Nabi SAW:
(Artinya):” Dari Abu Hurairah ra dia berkata:” Kekasihku Nabi SAW mewasiatkan tiga perkara kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari pada setiap bulan, shalat dua rakaat Dhuha dan berwitir sebelum tidur.” (HR:Bukhari)
Sampai disini saya sudahi tulisan ini, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku:Fiqih.Oleh:Drs.H.Moh.Rifa`i dan Drs.Rs-Abdul Aziz.#
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
…