Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Puja dan puji hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Bulan suci Ramadhan tidak beberapa lama lagi akan datang. Kita akan memasuki bulan yang suci, bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan Allah SWT. Dalam rangka memotivasi serta meningkatkan kegiatan amal ibadah Ramadhan, dengan segala kerendahan hati saya menyampaikan tulisan religius ini sesuai judul tersebut diatas sejalan dengan keinginan mewujudkan peningkatan ketaqwaan insan-insan beriman kepada Tuhan YANG MAHA ESA pada bulan Ramadhan 1436 H.
Sekali lagi, bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh barokah, bulan panen pahala, dimana didalamnya ada satu malam yang niainya lebih baik dari seribu bulan. Yaitu yang kita sebut sebagai malam Lailatul Qadar. Semoga tulisan ini dapat memotivasi untuk menambah amal ibadah kita, baik dalam mengisi bulan Ramadhan maupun untuk meningkatkan ibadah kita sehari-hari.
Sidang pembaca, didalam kitab suci Al-Qur`an ayat 183 Allah SWT berfirman:
(Artinya):” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS:Al-Baqarah:183)
Sebagai insan beriman kita terpanggil untuk berpuasa dibulan Ramadhan sebulan penuh. Karena hukumnya adalah wajib, bagi orang Islam yang berakal, baligh, kuat berpuasa dan tidak dalam bepergian jauh. (musafir)
# Allah SWT berfirman:
(Artinya):” Maka barangsiapa yang hadir berada ditempatnya pada bulan Ramadhan itu, hendaklah ia berpuasa dan bagi siapa yang sedang sakit atau dalam perjalanan, maka hendaklah ia mengganti hari-hari yang ditinggalkannya itu pada hari lain (diluar Ramadhan)
(QS:Al-Baqarah:185)
# Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala Allah niscaya Allah mengampuni dosanya yang telah lalu.” (Al-Hadist)
# Dan Sabdanya:
(Artinya):” Sesungguhnya telah MENAUNGI kamu bulan yang agung, yaitu bulan yang pada awalnya dipenuhi Rahmat Allah, pada pertengahannya dipenuhi ampunan Allah dan pada akhirnya terbebas dari api Neraka.”(Al-Hadist)
* Apa saja rukun puasa itu? Rukun puasa adalah:
a.Niat berpuasa. Lafadz niat puasa boleh sebagai berikut:” Nawaitu saumagadin an ada`i fardi syahri Ramadhana hadzihhissanati lillahi ta`ala.”
(Artinya):” Saya berniat puasa wajib bulan Ramadhan esok hari pada tahun ini karena Allah SWT
Niat puasa Ramadhan harus ditetapkan sebelum terbit fajar. Karena jika telah terbit fajar maka niat itu tidak syah. Biasanya niat diucapkan selesai shalat sunat Tarawih atau setelah makan sahur.
# Perhatikan Hadist Nabi SAW:
(Artinya):” Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda:” Barangsiapa sebelum fajar tidak menetapkan shaum (niat) maka tidak syah shaum baginya.” (HR:Khamsah)
b.Menahan diri dari segala sesuatu perbuatan yang membatalkan sejak terbit fajar sampai terbenam matahari
# Sementara yang membatalkan puasa antara lain:
- Makan dan minum dengan sengaja
- Muntah dengan sengaja
- Keluar darah haid (menstruasi) atau nifas
- Gila
- Hubungan intim suami istri
# Disunatkan kita menyegerakan berbuka (jika waktu telah tiba) Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
(Artinya):” Manusia itu selalu dalam kebajikan, selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR:Bukhari dan Muslim)
Adapun do`a berbuka puasa boleh dengan lafadz seperti berikut:” Allahumma laka sumtu wa`alaa rizqika aftartu zahabaazzamaa`u wabtallatil` uruuqu wasabatal ajru insya Allahu.”
(Artinya):” Ya Allah karena Engkau aku berpuasa dan dengan rizki pemberian Engkau aku berbuka, dahaga telah hilang, dan urat-urat telah menjadi basah (segar) dan mudah-mudahan ganjaran ditetapkan.”
# Atau boleh dengan lafadz:” Allahumma laka sumtu wabika amantu wa alaa rizqika aftartu birahmatika ya ArhamarRohimin.
(Artinya):” Ya Allah untukMu aku berpuasa dan kepada Engkau aku beriman, dan dengan rizkiMu aku berbuka puasa, dengan RahmatMu Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
# Amalan Ramadhan, antara lain: Shalat Tarawih dan Witir, Tadarus, infak dan sodakoh.
Shalat sunat Tarawih dapat dilakukan dengan cara berjamaah atau sendiri-sendiri. Yang paling afdhaol ialah dikerjakan secara berjamaah di masjid dan merupakan shalat sunat yang paling utama. Sebagaimana sabda Nabi SAW:
(Artinya):” Barangsiapa yang shalat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah SWT niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu.” (HR:Muslim)
# Kitab suci Al-Qur`an diturunkan pada bulan Ramadhan. Oleh karena itu, pada bulan Ramadhan sangat dianjurkan untuk lebih banyak membaca, menelaah, dan mempelajari Al-Qur`an. Rasululllah SAW bersabda:
(Artinya):” Orang-orang yang berkumpul dimasjid dan membaca Al-Qur`an (Menelaah, mempelajarinya) maka kepada mereka akan diturunkan ketenangan batin dan akan dilimpahi rahmat. (HR:Abu Daud)
Sodakoh yang paling utama adalah sodakoh yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan.
# Nabi Muhammad SAW bersabda:
(Artinya):” Sedekah yang paling utama adalah sedekah yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan. (HR:Turmidzi)
Akhir dari tulisan religius ini, saya akan menyampaikan 3 (tiga) Hadist setentang keutamaan bulan suci Ramadhan.
# Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Barangsiap tidak menjauhi perkataan-perkataan yang kotor dan tingkah laku yang curang (tidak baik) maka Allah tidak akan menghargai terhadap lapar dan dahaganya orang itu. (HR:Bukhari)
# Nabi Muhammad SAW bersabda:
(Artinya):” Barangsiapa yang makan dan minum karena lupa padahal ia sedang berpuasa maka teruskanlah puasanya itu. Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan makan dan minum kepadanya.” (HR:Bukhari dan Muslim)
# Pada Hadist lain Nabi SAW bersabda:
(Artinya):” Barangsiapa berbuka puasa pada bulan Ramadhan dalam keadaan lupa maka tidak ada qodo` atasnya dan tidak ada kafarat.” (HR:Hakim)
Sampai disini saya sudahi tulisan ini, semoga bermanfaat. Lewat kesempatan yang baik ini, perkenankan saya (penulis) mengucapkan: Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1436 H. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabial terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku: Pendidikan Agama Islam. Oleh: Drs:H.Hasan Baihaqi, Af.#
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#
…