“ SESUNGGUHNYA SYURGA ITU MEMPUNYAI TUJUH PINTU SEMUANYA TERBUKA DAN TERTUTUP KECUALI PINTU TOBAT SELALU TERBUKA.”

Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Saudaraku sesama  muslim muslimat, wabil khusus pecinta bacaan bernafaskan Islam. Selamat berjumpa kembali dengan al-fakir (lewat tulisan) sesuai judul tersebut diatas, semoga bermanfaat, menyejukkan, menjadi sebagai tambahan ilmu dan menambah wawasan dan yang paling diniatkan penulis nilai-nilai Islam nilai-nilai iman akan kian dapat tersebarluaskan. Insya Allah!
Saudaraku segala puji bagi Allah yang telah menciptakan syurga sebagai tempat impian yang penuh dengan kenikmatan yang menakjubkan hingga tempat ini begitu menggiurkan. Maha suci Allah yang telah menciptakan Neraka sebagai tempat yang begitu menakutkan, sebagai tempat penyiksaan bagi orang-orang yang durjana dalam menjalani kehidupan didunia. Dialah yang maha Ar-Rahman dan Ar-Rahim, yang akan memasukkan hamba-hamba sholehNya kedalam syurga dan akan menyiksa hamba-hambaNya yang durhaka kedalam Neraka.
Shalawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita, junjungan umat Nabi termulia, Rasul paling agung yang selalu menuntun manusia menuju kesyurga yang penuh nikmat dan menjauhkan mereka dari Neraka yang penuh adzab dan laknat. Dialah Nabiyullah Muhammad SAW yang tak henti-hentinya menyebarkan risalah gusti lllahi  agar semua umat berjalan dimuka bumi ini sesuai dengan kitab suci.

# Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Orang yang bertobat dari dosa seperti orang yang tidak punya dosa dan orang tidak yang tidak beristifghar (memohon ampun kepada Allah) dari dosa, sedangkan ia masih tetap berbuat dosa, adalah seperti orang yang mentertawakan (mengabaikan) terhadap Tuhannya.” (HR:Baihaqi dan Ibnu Asakir dari Ibnu Abbas ra)

# Istighfar dengan lisan disini dalam hal ini dikatakan adalah merupakan tobat para pendusta. Hadist ini mauguf, yaitu terhenti sampai Sahabat baik berupa ucapan maupun perbuatan yang disebut juga sebagai Atsar.

Sidang pembaca, tobat adalah kembali dari apa saja yang tercela menurut syara` kepada apa yang terpuji menurut syara` dan mengetahui bahwa dosa-dosa dan kemaksiatan itu merusakkan dan menjauhkan diri dari Allah Azza wa Jalla dan syurgaNya, sedangkan meninggalkannya dapat mendekatkan kepada Allah Azza wa Jalla dan SyurgaNya Nabi Adam As ketika memakan buah pohon yang terlarang dari syurga, maka terbanglah pakaian perhiasaanya dari tubuhnya dan nampaklah auratnya, sedangkan mahkotanya yang masih melekat tetap pada kepalanya dan ia merasa malu untuk mengangkat dari kepalanya. Maka datanglah Jibrill As kepadanya dan mengambil mahkota itu dari kepalanya lalu diserulah Adam dan Hawa untuk turun. Demikian faedah yang disampaikan Syeikh Abdul Qadir ra.

# Dan Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Penyesalan itu adalah tobat, adapun orang yang bertobat dari dosa seperti orang yang tidak punya dosa.” (HR:Thabrani dan Abu Na`im dari Ibnu Said Al-Anshari , sedangkan imam Bukhari dan lainnya melemahkannya.)

Adapun tanda sahnya penyesalan adalah menipisnya hati dan derasnya airmata, dalam hal ini diriwayatkan dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda:” Duduklah bersama orang-orang yang bertobat, karena mereka  hatinya lembut.” Dan beliau (Nabi SAW) bersabda:” Orang yang berbuat dosa kemudian ia menyesal maka penyesalan itu merupakan tebusan.” (Al-Hadist)

* Sementara Al-Hasan berkata:” Tobat itu ada empat, yaitu: Membiasakan istighfar dengan lisan, menyesal dengan hati, meninggalkan perbuatan dan bermaksud tidak akan mengulangi kembali.”  (Demikian sebagaimana disebutkan oleh Syeikh Abdul Qodir Jilani ra)

# Dan Nabi Muhammad SAW bersabda:
(Artinya):” Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah SWT daripada seorang pemuda yang bertobat dan tidak ada sesuatu perkara yang lebih dibenci oleh Allah SWT daripada orangtua (usia lanjut) yang tetap dalam kemaksiatan.” (HR:Abu Al-Mudhaffar dari Salman Al-Farisi)

# Dan sabda Nabi SAW:
(Artinya):” Setiap sesuatu ada rekayasanya, adapun rekayasa dosa-dosa itu adalah bertobat.” (Al-Hadist)
* Sebagaimana Nabi SAW bersabda:” Sesungguhnya seorang hamba itu berbuat dosa dan memasukkannya kesyurga. Para Sahabat bertanya:” Wahai Nabi Allah, bagaimana dapat memasukkannya kesyurga?” Beliau (Nabi SAW) bersabda:” Keadaan dosa itu memenatkan kedua matanya dan ia menyesalinya, sehingga ia dapat masuk Syurga.” (Demikian itu sebagaimana disebutkan oleh Syeikh Abdul Qadir Jaelani ra)

# Rasululllah SAW bersabda:
(Artinya):” Bagi segala sesuatu ada obatnya, adapun obat dosa-dosa itu adalah bertobat.” (Al-Hadist)

* Sahabat Anas ra berkata:” Seorang datang kepada Rasulullah SAW seraya berkata:”  Wahai Rasulullah sesungguhnya saya melakukan perbuatan dosa.”
Beliau bersabda:” Beristigfharlah kepada Allah.” Seorang lelaki tadi berkata:” Sesungguhnya aku bertobat, kemudian aku kembali.” Nabi SAW bersabda:” Setiap kali anda berbuat dosa, maka bertobatlah! Sehingga keadaan syetan itu mengeluh.” Sahut lelaki itu:” Wahai Nabi Allah, kalau demikian maka menjadi banyaklah dosaku.” Maka Nabi SAW bersabda:” Allah mengampuni lebih banyak daripada dosa-dosa anda.” (Al-Hadist)

# Bersabda Rasulullah SAW:
(Artinya):” Tobat itu dapat merobohkan kesalahan.” (Al-Hadist)

Keterangan: Didalam lafazd arabnya Al-Hambah dengan fathah ha maksudnya kesalahan. Sedangkan dengan dhumah ha nya itu maksudnya adalah dosa.

# Diriwayatkan dari Al-Hasan ra dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda:” Andaikata salah seorang dari kamu semua bersalah hingga memenuhi antara langit dan bumi kemudian ia bertobat maka Allah SWT menerima tobatnya.” (Al-Hadist)

# Dari Ibnu Umar bin Al-Khattab ra, Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Bertobatlah kepada Allah maka sesungguhnya aku  bertobat kepadaNya setiap hari seratus kali.” (HR:Bukhari dan Muslim)

Saudaraku, disebutkan sampai seratus kali (Dalam Hadist diatas) yang dimaksud adalah untuk memperbanyak bukan untuk membatasi. Tobat orang awam itu dari dosa dan tobat orang khawas itu dari kelalaian hati, sedang khawasul khawas dari selain yang dicintai, adapun tobat setiap hamba sesuai ukurannya.

# Bersabda Nabi SAW
(Artinya):” Bertobatlah kamu semua kepada Allah dan janganlah kamu semua berputus asa, sebab berputus asa itu kufur.” (Al-Hadist)

* Maksud Hadist ini adalah janganlah kita berputus asa dari Rahmat Allah, sebab berputus asa dari ampunan Allah adalah kufur. Nauzubillah!

# Dan Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Segera bertobatlah kamu semua sebelum mati, dan bersegeralah mengerjakan shalat sebelum habis waktunya.” (Al-Hadist)

# Syaiks Abdul Qadir Al-Jilani ra mengatakan bahwa syarat syarat tobat itu ada tiga, yaitu:

1. Menyesali atas segala perbuatan yang telah dilakukan

2. Meninggalkan dosa dalam semua waktu dan keadaan.

3. Tidak akan kembali kepada perbuatan maksiat dan kesalahan
Penyesalan itu menyebabkan cita-cita dan tujuan, sedangkan bercita-cita tidak akan kembali mengulangi pernyataan maksiat karena mengetahui bahwa kemaksiatan menjadi penghalang antara dirinya dengan Tuhannya.

# Bersabda Rasulullah SAW
(Artinya):” Bertobatlah kamu semua kepada Tuhanmu sebelum kamu semua mati.” (Al-Hadist)

* Jabir bin Abdullah ra berkata: Rasululllah SAW berkhutbah kepada kita pada hari jum`at seraya bersabda:” Wahai sekalian manusia bertobatlah kamu semua kepada Allah sebelaum kamu mati. Bersegeralah kamu semua melakukan amal kebaikan sebelum kamu sibuk. Hubungilah orang-orang diantara kamu dan antara Tuhanmu, niscaya kamu berbahagia. Perbanyaklah sedekah, niscaya kamu semua diberi rezeki. Perintahkanlah perbuatan makhruf, niscaya kamu terjaga. Dan laranglah perbuatan munkar, niscaya kamu semua diberi pertolongan.” (Dari Tanqihul Haul)

# Nabi SAW bersabda:
(Arinya):” Sesungguhnya iblis ketika diturunkan kebumi ia berkata:” Demi kemuliaanMu dan keagunganMu, aku tidak henti-hentinya menggoda anak cucu Adam (Para manusia) selagi roh masih dalam tubuhnya .” Maka Tuhan berkata:” Demi kemuliaanKu dan keagunganKu, Aku tidak akan menghalanginya bertobat selagi nyawanya belum sampai kerongkongan.” (Al-Hadist)

# Dari Muhammad bin Abdullah As Salami bahwasanya berkata:” Saya duduk bersama sekelompok Sahabat Rasulullah SAW di madinah, maka berkatalah seorang lelaki dari mereka:” Siapa bertobat sebelum matinya dalam separuh hari, maka Allah SWT akan menerima tobatnya.” Sahabat yang lain berkata:” Saya mendengar Rasululllah SAW bersabda: Siapa bertobat sebelum nyawa sampai tenggorokan, maka Allah menerima tobatnya.” (Al-Hadist)

Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Akhir dari tulisan (religius) ini ingin saya sampaikan sebuah riwayat disebutkan dalam kitab Ihya Ullumuddin, Imam Al-Ghazali sebagai berikut:
* Diriwayatkan ada seorang lelaki bertanya kepada Ibnu Mas`ud tentang dosa yang memedihkannya yaitu apakah ia dapat bertobat. Maka berpalinglah Ibnu Mas`ud daripadanya lalu menoleh kepadanya, ternyata kedua matanya mencucurkan airmata. Maka Ibnu Mas`ud berkata kepadanya:” Sesungguhnya syurga itu mempunyai tujuh pintu, semuanya terbuka dan tertutup kecuali pintu tobat. Karena padanya terdapat malaikat yang ditugasi untuk itu dan pintu tidak tertutup , maka bertobatlah dan anda jangan berputus asa.”  (Demikian sebagaimana disebutkan dalam Ihya)

Sampai disini saya sudahi tulisan ini, semoga bermanfaat, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan (religius) saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Terjemah Tanqihul Qaul Oleh: Syaikh Muhammad Nawawi Bin Umar Al-Jawi.#


# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.