“SIAPA SAJAKAH CALON PENGHUNI NERAKA LADHAA,SAQOR DAN CALON PENGHUNI NERAKA HUTHAMAH ITU?”

Bismillahrirrahmaanirrahim. Assalamualaikum, wr.wb. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan Syurga sebagai tempat impian yang penuh kenikmatan yang menakjubkan serta begitu menggiurkan. Maha suci Allah yang telah menciptakan Neraka, sebagai tempat penyiksaan bagi orang-orang yang durjana (durhaka) dalam menjalani kehidupan didunia.
Shalawat serta salam semoga tercurah tetap terlimpahkan kepada junjungan umat yang selalu menuntun kita menuju syurga dan menjauhkan kita (umatnya) dari Neraka. Beliau adalah baginda Nabi besar Sayyidina  Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku sidang pembaca yang budiman. Pada tulisan-tulisan (religius) saya yang lalu telah sama kita tahu bahwa ada 8 (delapan) nama-nama Neraka, seperti Jahanam, Neraka Jahim, Neraka Hawiyah,Wail, Neraka Saiir, Ladhaa, Saqar serta Neraka Huthamah. Kali ini yang akan kita sampaikan adalah setentang Neraka Laadha, Saqar serta Neraka Huthamah.
Sidang pembaca,apakah Neraka Ladhaa itu? Didalam Kitab suci Al-Qur`an surat Al-Ma`arij ayat lima belas dan enam belas disebutkan bahwa Neraka Ladhaa adalah api yang bergejolak yang akan mengelupas kulit kepala.
# Perhatikan Firman Allah SWT:

(Artinya):” Sekali-kali tidak sesungguhnya Neraka itu adalah api yang bergejolak yang akan mengelupas kulit kepala.” (QS:Al-Ma`arij:15-16)

* Adapun calon-calon penghuni Neraka Ladhaa adalah: Mereka yang membelakang dan berpaling (dari agama) serta mengumpulkan harta lalu menyimpan harta itu.


# Sesuai FirmanNya:

(Artinya):” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Neraka itu adalah api yang bergejolak yang mengelupas kulit kepala, yang memanggil orang yang membelakang dan berpaling (dari agama). Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya .” (QS:Al-Ma`arij:15-18)

Saudaraku surat Al-Maarij ayat lima belas sampai ayat delapan belas menyebutkan bahwa calon penghuni Neraka Ladhaa adalah mereka orang-orang yang membelakang dan berpaling (dari agama) serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya. Artinya tidak pernah digunakan dijalan Allah, tidak infak, tidak zakat, tidak wakaf bahkan tidak pernah sedikitpun harta itu digunakan untuk sodakoh jariyah. Masya Allah!Kikir diatas kikir. Entah sebutan apalagi yang pantas untuk orang yang bakhil seperti ini? Tempat mereka adalah Neraka Ladhaa.


* Sementara apakah Neraka Saqar itu? Dalam Al-Qur`an Allah SWT menyebut nama Neraka Saqor ini adalah tempat bagi orang-orang yang dulu ketika hidup didunia adalah bukan (tidak) termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat.

# Perhatikan FirmanNya:

(Artinya):” Apakah yang memasukkan kamu kedalam Neraka Saqar? Mereka menjawab:” Kami dahulu bukan termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat. (QS:Al-Muddatsir:42-43)

Sementara calon penghuni Neraka Saqor sesuai informasi Al-Qur`an adalah orang -orang yang tidak pernah mengerjakan shalat, tidak pernah memberi orang miskin, selalu membicarakan yang bathil, dan mendustakan hari pembalasan.


# Kita simak Firman Allah SWT surat Al-Muddatsir ayat enampuluh dua sampai ayat empat empat puluh tujuh, sebagai berikut:

*(Artinya):”Apakah yang memasukkan kamu kedalam (Neraka) Saqor? Mereka menjawab:”Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin dan adalah kami membicarakan yang bathil bersama dengan orang-orang yang membicarakannya dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian..(QS:Al-Muddatsir:42-47)

Kemudian apakah Neraka Huthamah itu? Dalam kitab suci Al-Qur`an, surat Al-Humazah ayat lima dan ayat tujuh disebutkan bahwa Neraka Huthamah itu adalah:(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan yang (naik sampai kehati)


# Lantas siapakah calon penghuni Neraka Huthamah? Jawab: Calon penghuni Neraka Huthamah adalah:

Orang-orang yang pekerjaannya mengumpat dan mencela serta mengolok-olok, menghina dan mencari-cari kesalahan orang lain.

# Sesuai FirmanNya:
(Artinya):” Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum kamu mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) Wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela diri sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim. Hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang…(QS:Al-Hujurat:11-12)


Dan mereka calon penghuni Neraka Huthamah adalah: Orang-orang yang menumpuk-numpuk dan menghitung-hitung harta bendanya dan karena harta benda itu ia menjadi kikir, tidak mau mengeluarkan zakat dan tidak mau menafkahkannya dijalan Allah. Dan mereka menganggap bahwa harta benda itu dapat mengekalkan hidupnya.

# Perhatikan Firman Allah SWT:

(Artinya):” Yang mengumpulkan harta menghitung-hitung, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.” (QS:Al-Humazah:2-3)
Saudaraku, itulah orang-orang yang oleh Al-Qur`an disebutkan sebagai calon penghuni Neraka Huthamah. Akhir dari tulisan (Religius) ini ingin saya menyampaikan firman Allah SWT yang termaktub didalam surat Al-A`raaf ayat tiga puluh enam, dimana orang-orang yang mendustakan kebenaran ajaran tauhid yang dibawa oleh Nabi SAW oleh Allah SWT dinyatakan sebagai penghuni yang akan menempati Neraka secara abadi, yakni untuk selama-lamanya.

# Perhatikan FirmanNya:

(Artinya):” Adapun orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni Neraka, mereka akan kekal abadi didalamnya.”..(QS:Al-A`raaf:36)

Sampai disini saya sudahi dulu tulisan (religius) ini. Semoga bermanfaat, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain. tentu saja dengan tulisan (religius) saya yang lain. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:Indahnya Syurga Pedihnya Neraka. Oleh: Asrifin An-Nakhrawie, S.Ag. Penerbit:Ikhtiar, Surabaya#

# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.