Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, ( Artinya ) : ” Tidak ada seorang muslim yang
mati pada hari jum’at atau malamnya melainkankan Allah akan menjaga dari fitnah kubur. ” ( HR : Ahmad dan Turmidzi ).
Kebaikan ini berlaku khusus pada hari jum’at, tidak berlaku untuk hari – hari lain. Semua itu karena hari jum’at memiliki keutamaan dan ia adalah hari pilihan Allah. Abu Hurairah ra meriwayatkan sabda Nabi SAW, ( Artinya ) : ” Hari baik yang ada matahari muncul ialah hari Jum’at. Pada hari jum’at Adam diciptakan, pada hari itu Adam dimasukkan kedalam syurga, hari itu ia dikeluarkan dan tidak akan terjadi hari Kiamat kecuali pada hari jum’at.” ( HR : Ahmad, Muslim, Turmidzi , An-Nasa’i dan Hakim ) .
Dalam suatu riwayat disebutkan : ” Pimpinannya hari ialah hari Jum’at. ” ( HR : Hakim ).
Sementara dalam riwayat lain disebutkan, ( Artinya ) : ” Pada hari itu Adam meninggal, dan pada hari itu pula terjadi hari Kiamat. Tidak ada binatang melata diatas bumi melainkan bersungguh-sungguh ( memperhatikan dan mendengarkan ) pada hari jum’at sejak pagi hari hingga matahari terbit karena merindukan Kiamat, kecuali jin dan manusia. Pada hari jum’at itu ada satu saat yang apabila tepat pada saat itu seorang mukmin berdiri melakukan shalat lalu memohon kebaikan kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkannya. ” ( HR : Malik, Ahmad, Abu Daud, Turmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim ).
Bahkan dalam Hadist lain disebutkan : ” Ia lebih agung disisi Allah daripada hari Idhul Adha dan Idhul Fitri. ”
Dalam Al-Musnad diceritakan, Salman ra berkata, ” Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku : ” Tahukah kamu apa hari jum’at itu? ” . Aku Jawab : ” ia adalah hari dimana Allah menghimpun bapak kalian, Adam. ” . Beliau bersabda : ” Akan tetapi aku tahu apakah hari jum’at itu tidaklah seorang bersuci, menyempurnakan wudhunya, lalu mendatangi shalat jum’at, diam hingga Imam menyelesaikan shalatnya, melainkan menjadi penghapus dosa baginya antara jum’at itu dan jum’at yang akan datang selama dosa-dosa besar dijauhi. ” ( HR : Ahmad, Thabrani, dan Al- Haitsami. )
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : MERENCANAKAN KHUSNUL KHATIMAH. Oleh : Muhammad Al – Muqri *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung